4shared.com /file/0uZquFaV/heroin_v102.html hotkey : F5 = Hack Pangkat (buat beli misi0 F6 = HackCardMission (exp+ensign+medal+MM) F7 = Reset CardMission F9 = Title Open All Slot+++ (semua slot title kebuka termasuk title yang di pasang) F10 = WS:jalankan waktu jendela login keluar F12 = ShotgunModeHack = Taman Mini Indonesia Indah (map hack key secret) = All WepeonModeHack (key secret) cara pakai ;syarat harus ada 1 title apa aja (kalo bisa baru) 1. Klik card pertama tekan F6 terus tutup (liat apa bertambah tuh exp+cardselesai) 2. buka lagi klik card pertama lagi terus F7 tutup lagi (liat cardnya jadi g selesai) terus begitu sampe bosen....."cukup klik card pertama" pastikan medal bertambah... Q : gimana kalo mau nambah ensin?? A : tinggal beli misi yang ada ensinya...(yang mahal laah...biar expnya gede)...(cukup card pertama aja yang di kklik) ulangi terus cara 1-2 Q : Kalo master medalnya bagaimana A : klik F6 : Misi complit, buka tutup card 1, klik card 2 (buka tutup) klik card3 (buka tutup) terus sampai card 10 di klick dan buka tutup....akan tersisa card terakhir dan selesaikan dalam game (lempar smoke 3 X ).... Credit : TXB-Hero™ | |
Senin, 18 Oktober 2010
HEROIN V.1.0.2 UPDATE 18 OKTOBER 2010 (work 100000%)
Minggu, 17 Oktober 2010
Cheat PointBlank 17102010 | UNITY AREA
Fitur : wallshot, alt+tab, BOMBERMAN
cara pakai untuk wallshot dan alt tab sama seperti kemarin pada V3.....
untuk cara pakai bomberman ON kan pada war!!! lempar bom....... kira2 dah ada 2 sampe 3 karung bom yg keluar matikan fungsi biar gak BT!!! jangan di pakai lebih dari 3x pemakaian dalam 1 war!!! dan selalu ingat mematikan fungsi biar gak BT!!! Jika terbunuh saat menggunakan BOMBERMAN cepet2 matikan fungsi... lalu hidupkan lagi jika mw di pakai lagi setelah respawn
HotKeys :
Alt+Tab
-F1 = ON
-F2 = OFF
Wallshot
-F3 = ON
-F4 = OFF
BOMBERMAN
-F5 = ON
-F6 = OFF
cara pakai untuk wallshot dan alt tab sama seperti kemarin pada V3.....
untuk cara pakai bomberman ON kan pada war!!! lempar bom....... kira2 dah ada 2 sampe 3 karung bom yg keluar matikan fungsi biar gak BT!!! jangan di pakai lebih dari 3x pemakaian dalam 1 war!!! dan selalu ingat mematikan fungsi biar gak BT!!! Jika terbunuh saat menggunakan BOMBERMAN cepet2 matikan fungsi... lalu hidupkan lagi jika mw di pakai lagi setelah respawn
HotKeys :
Alt+Tab
-F1 = ON
-F2 = OFF
Wallshot
-F3 = ON
-F4 = OFF
BOMBERMAN
-F5 = ON
-F6 = OFF
Rinocom 16102010
Moga2 cheat bermanfaat Ok 
pasti lw kan dah tau cara gunain semua cheat kan???
cara ngecheat nya sama kyk yg kmrn2 lho......
Download cheat:
http://www.ziddu.com/download/12105126/rinocompzNewUpdate16102010.rar.html
map heck:
F1=portcaba
F2=redrock
F3=Library
F4=M.station
F5=midnight zone
F6=uptown
F7=burninghall
F8=DSsquad
F9=Crackdown
F10=Saint Mansion
mastermedalheck:
Numpad1=kartu1(P)
Numpad2=kartu2(O)
Numpad3=kartu3(I)
Numpad4=kartu4(N)
Numpad5=kartu5(T)
Numpad6=Kartu6(B)
Numpad7=kartu7(L)
Numpad8=kartu8(A)
Numpad9=kartu9(N)
Numpad0=kartu10(K)
moga2 bermanfaat gan......

pasti lw kan dah tau cara gunain semua cheat kan???
cara ngecheat nya sama kyk yg kmrn2 lho......
Download cheat:
http://www.ziddu.com/download/12105126/rinocompzNewUpdate16102010.rar.html
map heck:
F1=portcaba
F2=redrock
F3=Library
F4=M.station
F5=midnight zone
F6=uptown
F7=burninghall
F8=DSsquad
F9=Crackdown
F10=Saint Mansion
mastermedalheck:
Numpad1=kartu1(P)
Numpad2=kartu2(O)
Numpad3=kartu3(I)
Numpad4=kartu4(N)
Numpad5=kartu5(T)
Numpad6=Kartu6(B)
Numpad7=kartu7(L)
Numpad8=kartu8(A)
Numpad9=kartu9(N)
Numpad0=kartu10(K)
moga2 bermanfaat gan......
CARA MEMBUAT DLL ( KAYA JONITA GAMPANG BANGET )
kali ini ane coba sampaikan tutorial membuat file DLL untuk keperluan game hacking dengan menggunakan Visual C++ 2008 Express secara sederhana.
Adapun software yang diperlukan sebagai berikut, yang belum punya silakan download:
* Visual C++ 2008 Express Edition (free)
* Injector, dalam tutorial ini tool injector favorit ane adalah x1nject
Adapun target game yang ada dalam tutorial ini adalah Point Blank, dengan contoh hack misi mayor.
Silakan ikuti langkah-langah di bawah ini:
* Jalankan Visual C++ 2008 Express Edition, buat sebuah project dengan cara akses menu File - New - Project atau dengan menekan tombol CTRL + SHIFT + N.
# ada jendela New Project, pilih Empty Project (1) pada bagian Templates, kemudian pada kolom Name masukkan nama project (2) dan klik tombol OK (3)
# Project telah berhasil dibuat. Pada bagian Solution Explorer, klik kanan pada nama project (1), kemudian pilih menu Properties (2).
# Jendela project properties akan tampil. Pada tree menu sebelah kiri, pilih Configuration Properties (1), kemudian bagian opsi Project Defaults, ubah opsi Configuration Type menjadi Dynamic Library (.dll) (2), kemudian tekan tombol OK (3) untuk melakukan perubahan.
# Pada jendela Add New Item yang tampil, pada bagian templates pilih C++ File (.cpp) (1), beri nama 'Main.cpp' (2) pada bagian kolom Name, kemudian tekan tombol OK (3).
# Sebuah file bernama 'Main.cpp' berhasil dibuat. Silakan masukkan kode-kode di bawah ini pada file tersebut, kemudian simpan (save).
# Berikutnya adalah membuat sebuah file bernama Main.cpp untuk memasukkan kode-kode utama, dengan cara pilih direktori Source Files (1) pada bagian Solution Explorer, kemudian klik menu Project - Add New Item (2) atau dengan menekan tombol CTRL + SHIFT + A.
Adapun software yang diperlukan sebagai berikut, yang belum punya silakan download:
* Visual C++ 2008 Express Edition (free)
* Injector, dalam tutorial ini tool injector favorit ane adalah x1nject
Adapun target game yang ada dalam tutorial ini adalah Point Blank, dengan contoh hack misi mayor.
Silakan ikuti langkah-langah di bawah ini:
* Jalankan Visual C++ 2008 Express Edition, buat sebuah project dengan cara akses menu File - New - Project atau dengan menekan tombol CTRL + SHIFT + N.
# ada jendela New Project, pilih Empty Project (1) pada bagian Templates, kemudian pada kolom Name masukkan nama project (2) dan klik tombol OK (3)
# Project telah berhasil dibuat. Pada bagian Solution Explorer, klik kanan pada nama project (1), kemudian pilih menu Properties (2).
# Jendela project properties akan tampil. Pada tree menu sebelah kiri, pilih Configuration Properties (1), kemudian bagian opsi Project Defaults, ubah opsi Configuration Type menjadi Dynamic Library (.dll) (2), kemudian tekan tombol OK (3) untuk melakukan perubahan.
# Pada jendela Add New Item yang tampil, pada bagian templates pilih C++ File (.cpp) (1), beri nama 'Main.cpp' (2) pada bagian kolom Name, kemudian tekan tombol OK (3).
# Sebuah file bernama 'Main.cpp' berhasil dibuat. Silakan masukkan kode-kode di bawah ini pada file tersebut, kemudian simpan (save).
# Berikutnya adalah membuat sebuah file bernama Main.cpp untuk memasukkan kode-kode utama, dengan cara pilih direktori Source Files (1) pada bagian Solution Explorer, kemudian klik menu Project - Add New Item (2) atau dengan menekan tombol CTRL + SHIFT + A.
ini kode nya
#define _CRT_SECURE_NO_WARNINGS
#include
#include
// definisikan variable dengan 'window title', 'window classname' dan modul
char *pProcessWindowTitle = "Point Blank";
char *pProcessWindowClass = "I3VIEWER";
char *pProcessModuleName = "PointBlank.i3Exec";
// etc...
UINT_PTR uipUserRankValue = 35; // major?
UINT_PTR uipUserPointsValue = 999999; // OMG!
UINT_PTR uiptrFinalRank, uiptrFinalPoints;
bool isInitMmhMemory = true;
DWORD dwProcessID;
UINT_PTR uipMmhBaseAddress;
HANDLE hProcess;
DWORD GetModuleBase(LPSTR lpModuleName, DWORD dwProcessId)
{
MODULEENTRY32 lpModuleEntry = {0};
HANDLE hSnapShot = CreateToolhelp32Snapshot(TH32CS_SNAPMODULE, dwProcessId);
if(!hSnapShot)
return NULL;
lpModuleEntry.dwSize = sizeof(lpModuleEntry);
BOOL bModule = Module32First( hSnapShot, &lpModuleEntry );
while(bModule)
{
if(!strcmp( lpModuleEntry.szModule, lpModuleName ) )
{
CloseHandle(hSnapShot);
return (DWORD)lpModuleEntry.modBaseAddr;
}
bModule = Module32Next( hSnapShot, &lpModuleEntry );
}
CloseHandle( hSnapShot );
return NULL;
}
// DeRef() = credit L. Spiro (MHS)
UINT_PTR DeRef( UINT_PTR _uiptrPointer ) {
UINT_PTR uiptrRet;
if (!::ReadProcessMemory(hProcess, reinterpret_cast(_uiptrPointer), &uiptrRet, sizeof(uiptrRet), NULL)) { return 0UL; }
return uiptrRet;
}
// inisialisasi proses
void InitApplicationProcess()
{
bool isFindWindow = true;
HWND hWnd = NULL;
while(isFindWindow)
{
if((hWnd = FindWindowA(pProcessWindowClass, pProcessWindowTitle)) != NULL) // jika window ditemukan
{
isFindWindow = false;
}
Sleep(500);
}
GetWindowThreadProcessId(hWnd, &dwProcessID);
hProcess = OpenProcess(PROCESS_ALL_ACCESS|PROCESS_VM_OPERATION|PROCESS_VM_READ|PROCESS_VM_WRITE|PROCESS_QUERY_INFORMATION, FALSE, dwProcessID);
}
void MajorMissionHack()
{
if(isInitMmhMemory)
{
uipMmhBaseAddress = GetModuleBase(pProcessModuleName, dwProcessID);
// misal: pointer yang didapat = PointBlank.i3Exec+00471234 dengan offset 0xA12, tuliskan seperti di bawah!
uiptrFinalRank = DeRef(uipMmhBaseAddress + 0x4XXXXX) + 0xXXX; // User rank pointer - masked, sorry!
uiptrFinalPoints = DeRef(uipMmhBaseAddress + 0x4XXXXX) + 0xXXX; // User points pointer - masked, sorry!
isInitMmhMemory = false;
}
// WriteProcessMemory pada pointer 'rank', berikan nilai uipUserRankValue (35)
::WriteProcessMemory(hProcess, reinterpret_cast(uiptrFinalRank), &uipUserRankValue, sizeof(uipUserRankValue), NULL);
// WriteProcessMemory pada pointer 'points', berikan nilai uipUserPointsValue (999999) LOL!
::WriteProcessMemory(hProcess, reinterpret_cast(uiptrFinalPoints), &uipUserPointsValue, sizeof(uipUserPointsValue), NULL);
}
void LovelyLoopy()
{
// ok, berikan salam dulu!
MessageBox(0, "DLL berhasil di-inject. Lanjutkan!", "Hello World", MB_OK + MB_ICONASTERISK);
InitApplicationProcess();
while(1) // loop selamanya
{
if(GetAsyncKeyState(VK_F12)&1) // jika F12 ditekan
{
MajorMissionHack(); // panggil fungsi 'MajorMissionHack()'
Sleep(500);
}
Sleep(1);
}
}
BOOL WINAPI DllMain(HMODULE hDll, DWORD dwReason, LPVOID lpReserved)
{
DisableThreadLibraryCalls(hDll);
if(dwReason == DLL_PROCESS_ATTACH)
{
CreateThread(NULL, NULL, (LPTHREAD_START_ROUTINE)LovelyLoopy, NULL, NULL, NULL);
}
else if(dwReason == DLL_PROCESS_DETACH)
{
CloseHandle(hProcess);
}
return TRUE;
}
#include
#include
// definisikan variable dengan 'window title', 'window classname' dan modul
char *pProcessWindowTitle = "Point Blank";
char *pProcessWindowClass = "I3VIEWER";
char *pProcessModuleName = "PointBlank.i3Exec";
// etc...
UINT_PTR uipUserRankValue = 35; // major?
UINT_PTR uipUserPointsValue = 999999; // OMG!
UINT_PTR uiptrFinalRank, uiptrFinalPoints;
bool isInitMmhMemory = true;
DWORD dwProcessID;
UINT_PTR uipMmhBaseAddress;
HANDLE hProcess;
DWORD GetModuleBase(LPSTR lpModuleName, DWORD dwProcessId)
{
MODULEENTRY32 lpModuleEntry = {0};
HANDLE hSnapShot = CreateToolhelp32Snapshot(TH32CS_SNAPMODULE, dwProcessId);
if(!hSnapShot)
return NULL;
lpModuleEntry.dwSize = sizeof(lpModuleEntry);
BOOL bModule = Module32First( hSnapShot, &lpModuleEntry );
while(bModule)
{
if(!strcmp( lpModuleEntry.szModule, lpModuleName ) )
{
CloseHandle(hSnapShot);
return (DWORD)lpModuleEntry.modBaseAddr;
}
bModule = Module32Next( hSnapShot, &lpModuleEntry );
}
CloseHandle( hSnapShot );
return NULL;
}
// DeRef() = credit L. Spiro (MHS)
UINT_PTR DeRef( UINT_PTR _uiptrPointer ) {
UINT_PTR uiptrRet;
if (!::ReadProcessMemory(hProcess, reinterpret_cast
return uiptrRet;
}
// inisialisasi proses
void InitApplicationProcess()
{
bool isFindWindow = true;
HWND hWnd = NULL;
while(isFindWindow)
{
if((hWnd = FindWindowA(pProcessWindowClass, pProcessWindowTitle)) != NULL) // jika window ditemukan
{
isFindWindow = false;
}
Sleep(500);
}
GetWindowThreadProcessId(hWnd, &dwProcessID);
hProcess = OpenProcess(PROCESS_ALL_ACCESS|PROCESS_VM_OPERATION|PROCESS_VM_READ|PROCESS_VM_WRITE|PROCESS_QUERY_INFORMATION, FALSE, dwProcessID);
}
void MajorMissionHack()
{
if(isInitMmhMemory)
{
uipMmhBaseAddress = GetModuleBase(pProcessModuleName, dwProcessID);
// misal: pointer yang didapat = PointBlank.i3Exec+00471234 dengan offset 0xA12, tuliskan seperti di bawah!
uiptrFinalRank = DeRef(uipMmhBaseAddress + 0x4XXXXX) + 0xXXX; // User rank pointer - masked, sorry!
uiptrFinalPoints = DeRef(uipMmhBaseAddress + 0x4XXXXX) + 0xXXX; // User points pointer - masked, sorry!
isInitMmhMemory = false;
}
// WriteProcessMemory pada pointer 'rank', berikan nilai uipUserRankValue (35)
::WriteProcessMemory(hProcess, reinterpret_cast
// WriteProcessMemory pada pointer 'points', berikan nilai uipUserPointsValue (999999) LOL!
::WriteProcessMemory(hProcess, reinterpret_cast
}
void LovelyLoopy()
{
// ok, berikan salam dulu!
MessageBox(0, "DLL berhasil di-inject. Lanjutkan!", "Hello World", MB_OK + MB_ICONASTERISK);
InitApplicationProcess();
while(1) // loop selamanya
{
if(GetAsyncKeyState(VK_F12)&1) // jika F12 ditekan
{
MajorMissionHack(); // panggil fungsi 'MajorMissionHack()'
Sleep(500);
}
Sleep(1);
}
}
BOOL WINAPI DllMain(HMODULE hDll, DWORD dwReason, LPVOID lpReserved)
{
DisableThreadLibraryCalls(hDll);
if(dwReason == DLL_PROCESS_ATTACH)
{
CreateThread(NULL, NULL, (LPTHREAD_START_ROUTINE)LovelyLoopy, NULL, NULL, NULL);
}
else if(dwReason == DLL_PROCESS_DETACH)
{
CloseHandle(hProcess);
}
return TRUE;
}
# Jika kode sudah disimpan (save), langkah berikutnya adalah membentuk file DLL-nya dengan cara klik menu Build - Build Solution atau dengan menekan tombol F7.
# Setelah proses build solution, pada jendela Output akan menampilkan hasil dari proses compile/build tersebut, jika tidak ada kesalahan (error) berarti kode-kode sudah benar dan file DLL sudah terbentuk. Jika ternyata ada kesalahan (error), silakan periksa langkah-langkah sebelumnya jika ada yang terlewatkan.
# Kemudian buka direktori tempat project anda disimpan, dalam tutorial ini ane simpan di direktori D:\!PROJECTS!\SukaSukaEnte dan buka direktori yang bernama Debug di dalamnya (sesuaikan letak direktori anda).
Bisa kita lihat ada beberapa file yang terbentuk, namun yang kita perlukan hanyalah file yang berekstensi .dll, karena file tersebut yang akan kita injeksikan ke proses program/game. Agar tidak membingungkan, sekaligus ane copy-kan file injector-nya (x1nject.exe) ke direktori tersebut.
# Kemudian jalankan injector (x1nject.exe), ubah pada kolom 'What to inject' dengan nama proses program/game, (contoh: PointBlank.exe), pada bagian 'Add to injection list' tambahkan file .dll yang telah kita buat dengan menekan tombol Browse dan cari pada direktori Debug project kita.
# Jalankan program/game yang akan kita injeksikan dengan .dll yang kita buat, dan apabila program/game telah berjalan, injector x1nject.exe otomatis menginjeksikan file .dll tersebut
CONTOH NYUSUL
# Setelah proses build solution, pada jendela Output akan menampilkan hasil dari proses compile/build tersebut, jika tidak ada kesalahan (error) berarti kode-kode sudah benar dan file DLL sudah terbentuk. Jika ternyata ada kesalahan (error), silakan periksa langkah-langkah sebelumnya jika ada yang terlewatkan.
# Kemudian buka direktori tempat project anda disimpan, dalam tutorial ini ane simpan di direktori D:\!PROJECTS!\SukaSukaEnte dan buka direktori yang bernama Debug di dalamnya (sesuaikan letak direktori anda).
Bisa kita lihat ada beberapa file yang terbentuk, namun yang kita perlukan hanyalah file yang berekstensi .dll, karena file tersebut yang akan kita injeksikan ke proses program/game. Agar tidak membingungkan, sekaligus ane copy-kan file injector-nya (x1nject.exe) ke direktori tersebut.
# Kemudian jalankan injector (x1nject.exe), ubah pada kolom 'What to inject' dengan nama proses program/game, (contoh: PointBlank.exe), pada bagian 'Add to injection list' tambahkan file .dll yang telah kita buat dengan menekan tombol Browse dan cari pada direktori Debug project kita.
# Jalankan program/game yang akan kita injeksikan dengan .dll yang kita buat, dan apabila program/game telah berjalan, injector x1nject.exe otomatis menginjeksikan file .dll tersebut
CONTOH NYUSUL
Langganan:
Postingan (Atom)
